Kementerian Pekerjaan Umum

Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
(021) 72801060 ppid.djpi@pu.go.id
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110, Gedung G
Pemerintah : Skema Pembiayaan Syariah Dapat Menjadi Solusi Terhadap Funding GAP Bidang Infrastruktur PUPR
Oct 26, 2021
By Admin
Dilihat 52 kali

Pemerintah : Skema Pembiayaan Syariah Dapat Menjadi Solusi Terhadap Funding GAP Bidang Infrastruktur PUPR

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PU dan Perumahan, Herry Trisaputra Zuna hadir dan memberikan sambutan dalam acara Seremoni Business Deals dan Talkshow Pembiayaan Syariah KPBU yang dilaksanakan secara daring dan luring, Selasa (26/10) bertempat di JCC Jakarta.
Dirjen PI berharap skema KPBU syariah bisa menjadi solusi di tengah kesulitan yang saat ini dihadapi dari sisi pendanaan proyek. Sehingga skema pembiayaan syariah bisa mengisi funding gap yang ada saat ini dari total kebutuhan pendanaan proyek sekitar Rp 1.435 triliun. “Untuk mencapai pemenuhan funding gap tersebut, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak, utamanya perbankan syariah dan pasar modal syariah agar dapat membiayai target pembangunan infrastruktur tersebut. Kami mencatat bahwa sampai dengan saat ini, pembiayaan syariah untuk KPBU bidang PUPR baru mencapai 8% dari keseluruhan pembiayaan perbankan, dan salah satunya adalah KPBU Jalan Lintas Timur Sumatera” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen PI memberikan apresiasi kepada PT Adhi Jalintim Riau selaku Badan Usaha Pelaksana, PT Bank Syariah Indonesia, dan PT Sarana Multi Infrastruktur atas terpenuhinya milestone penting dalam pelaksanaan KPBU Jalan Lintas Timur Sumatera di Provinsi Riau, yaitu financial close dengan sindikasi bank syariah mengunakan Ijarah Muntahiyah Bi Tamlik (IMBT) senilai Rp0,26 Triliun, atau 50 persen dari total nilai investasi proyek. Hal ini merupakan suatu pencapaian kolaboratif yang sangat baik dalam mengejar target pembiayaan syariah.

“Kedepan, kami berharap porsi pembiayaan syariah untuk KPBU bidang PUPR akan semakin besar, mengingat basis investor dengan prinsip syariah sangat luas dan belum dimanfaatkan secara optimal, serta nilai tambah pembiayaan syariah yang menjanjikan” harapnya.

Diakhir sambutan, Dirjen PI mengajak semua pihak, baik para investor maupun pihak perbankan syariah untuk bersinergi mewujudkan visi tersebut dan mewujudkan target pembangunan infrastruktur di Indonesia serta mengucapkan terima kasih kepada pihak KNEKS dan Bank Indonesia sebagai penyelenggara kegiatan dan berharap seremoni ini dapat memantik sinergi para pelaku ekosistem keuangan syariah agar semakin berkembang dan kuat kedepannya.

Dalam rangkaian kegiatan Business Linkage Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2021, Bank Indonesia bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) memfasilitasi showcasing kesepakatan pembiayaan syariah antara Bank Syariah Indonesia dan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dengan PT Adhi Jalintim Riau (AJR), serta pelaksanaan talkshow seputar pembiayaan syariah untuk infrastruktur di Indonesia.

Share:

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Proyek KPBU Terkait

Jalan Tol Gedebage - Tasikmalayaa

Rp 34,19 Triliun

Jalan Non Tol Jalan Tol Gedebage - Tasikmalayaa Jawa Barat
Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi

Rp 26,31 Triliun

Jalan Tol Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi Bali
SPAM Hilir DKI Jakarta

Rp 26,70 Triliun

SPAM SPAM Hilir DKI Jakarta DKI Jakarta
TPA Sampah Manggar

Rp 1,91 Triliun

Persampahan TPA Sampah Manggar Manggar, Kalimantan Timur
Preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Riau

Rp 525,50 Milyar

Jalan Non Tol Preservasi Jalan Lintas Timur (Jalintim) Riau Riau