Kementerian Pekerjaan Umum

Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum
(021) 72801060 ppid.djpi@pu.go.id
Jl. Pattimura No. 20 Kebayoran Baru Jakarta Selatan 12110, Gedung G
DJPI Laksanakan FGD Manajemen Risiko Proyek KPBU Infrastruktur Pekerjaan Umum
Dec 08, 2025
By Admin
Dilihat 106 kali

DJPI Laksanakan FGD Manajemen Risiko Proyek KPBU Infrastruktur Pekerjaan Umum

Direkorat Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan(PSSPP), Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum (DJPI), melaksanakan acara Focus Group Discussion (FGD) terkait Manajemen Risiko Proyek Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha (KPBU) Infrastruktur Pekerjaan Umum, di Jakarta, Senin (8/12/2025).

Acara FGD ini dilaksanakan mengingat perkembangan proyek KPBU sektor pekerjaan umum yang sangat cepat, baik dari sisi jumlah, skala investasi, maupun kompleksitas teknis dan finansial. Selain itu, adanya dinamika pembangunan menghadirkan tantangan baru seperti kesiapan dokumen penyiapan, struktur pendanaan yang beragam, risiko teknis konstruksi, keterpaduan jaringan layanan hingga tantangan pada transaksi dan financial close serta tahap manajemen.

Direktur PSSPP, Agus Suleman dalam arahannya pada acara tersebut menyampaikan bahwa kemampuan identifikasi, mengukur, dan mengelola risiko secara tepat sejak tahap awal menjadi semakin penting. “Hal ini dikarenakan risiko tidak muncul hanya pada fase konstruksi, tetapi mulai dari penyiapan, transaksi, financial close hingga operasi. Tanpa manajemen risiko yang kokoh, proyek berpotensi menghadapi keterlambatan, ketidaksesuaian biaya, menurunnya minat investor bahkan kegagalan implementasi”, ungkapnya.

Selanjutnya, untuk memperkuat pendekatan berbasis risiko dalam pelaksanaan proyek KPBU, DJPI saat ini sedang menyusun Pedoman Penyusunan Kajian Risiko PadaTahap Penyiapan Proyek KPBU Infrastruktur Pekerjaan Umum. Pedoman ini dirancang sebagai acuan dalam penyusunan kajian risiko pada prastudi kelayakan maupun studi kelayakan, sehingga prosesnya dapat dilakukan secara lebih komprehensif, sistematis, dan aplikatif.

Selain itu, dalam rangka memperkuat proses monitoring dan evaluasi risiko proyek KPBU, DJPI juga tengah mengembangkan Smart Risk Management Dashboard, yaitu sebuah platform digital yang menghimpun, menyajikan, dan menganalisis data risiko proyek KPBU secara terintegrasi. \

Hadir sebagai narasumber dalam FGD ini yaitu Rendy Ardiansyah (Dirut Wika TirtajayaJatiluhur) dan Gunadi Setiawan (Direktur Keuangan & Risiko PT Hutama PanoramaSitinjau Lauik), dan para undangan yang mewakili Badan Usaha, Lembaga Keuangan, Lembaga Pembiayaan mitra DJPI, serta diikuti juga oleh pegawai DJPI baik secara luring maupun daring.

Share:

Apakah informasi di atas cukup membantu?

Proyek KPBU Terkait

Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi

Rp 26,31 Triliun

Jalan Tol Jalan Tol Gilimanuk - Mengwi Bali
Jalan Tol Gedebage - Tasikmalayaa

Rp 34,19 Triliun

Jalan Non Tol Jalan Tol Gedebage - Tasikmalayaa Jawa Barat
SMART WATER MANAGEMENT (SWM) SEMARANG CITY

Rp 578 Milyar

SPAM SMART WATER MANAGEMENT (SWM) SEMARANG CITY Kota Semarang, Jawa Tengah
Pengelolaan Kawasan Bendungan Sukamahi Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP)

Rp -

Bendungan Multiguna Pengelolaan Kawasan Bendungan Sukamahi Melalui skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat
SPAM Terintegrasi Kota Bandung

Rp 3,76 Triliun

SPAM SPAM Terintegrasi Kota Bandung Kota Bandung Provinsi Jawa Barat