Deskripsi
Smart Water Cities Project memiliki beberapa konsep dasar, yaitu sebagai sistem pendistribusian air, pelayanan pelanggan, dan penguatan sistem dasar (kualitas dan kuantitas). Konsep dasar Smart Water Cities Project juga termasuk mengelola tingkat kehilangan air melalui infrastruktur untuk manajemen air tak berekening atau Non Revenue Water (NRW) Management.
K-Water sebagai kontraktor utama telah menyampaikan Feasibility Study (FS) kepada Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum pada 17 Oktober 2024. Ruang lingkup proyek telah difokuskan pada Zona 2 dengan pendekatan pembiayaan campuran (EDCF Loan, B2B, dan ODA Grant) dan target penurunan NRW menjadi 20% dalam 6 tahun. Namun, business model yang diajukan belum dapat diterima dan masih perlu ditinjau ulang. Finalisasi struktur pembiayaan dan dokumen perjanjian kerja sama masih perlu dilakukan kembali.