DJPI Dorong Penguatan KPBU melalui Pelatihan dan Sertifikasi CP3P oleh PT PII
Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum (DJPI), Kementerian Pekerjaan Umum, terus mendorong penguatan implementasi Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Upaya tersebut diwujudkan antara lain melalui Pelatihan dan Uji Sertifikasi Certified PPP Professional (CP3P) Level Foundation Batch 28 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII).
Kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini secara resmi dibuka oleh Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, Rachman Arief Dienaputra, yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Sistem dan Strategi Penyelenggaraan Pembiayaan (PSSPP) DJPI, Agus Sulaeman, pada Selasa (7/4) di Main Hall PT PII, Jakarta.
Dalam sambutan tertulisnya Dirjen PI menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesejahteraan, dan peningkatan daya saing nasional, sejalan dengan visi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Keterbatasan kapasitas pendanaan pemerintah dan BUMN menjadikan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) sebagai instrumen penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.
Sejalan dengan mandat DJPI sebagai Simpul KPBU di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum, peningkatan kompetensi aparatur menjadi kebutuhan utama untuk memastikan pengelolaan KPBU yang profesional dan berstandar internasional.
โPenguatan kapasitas sumber daya manusia merupakan kunci untuk memastikan setiap proyek KPBU dikelola secara komprehensif, akuntabel, dan berorientasi pada value for money,โ ungkapnya.
Pelatihan dan Uji Sertifikasi APMG CP3P Foundation Level dilaksanakan selama lima hari, mencakup sesi pelatihan pada 7โ9 April 2026, pendalaman materi dan simulasi ujian, serta uji sertifikasi pada 13โ14 April 2026. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan tidak hanya memahami aspek konseptual, tetapi juga mampu mengimplementasikan KPBU secara efektif, akuntabel, dan berorientasi pada value for money.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Andre Permana selaku Plt. Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia; Sato Akira selaku Senior Representative JICA Indonesia Office; para pengajar dan narasumber; serta seluruh peserta pelatihan dari lingkungan DJPI. Peserta pelatihan ini berasal dari berbagai jenjang jabatan, meliputi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama, Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas.
Diharapkan, peningkatan kapasitas ini dapat memperkuat ekosistem KPBU nasional secara berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, DJPI juga menyampaikan apresiasi kepada JICA atas dukungan pendanaan, serta kepada PT PII atas perannya sebagai penyelenggara pelatihan dan sertifikasi. Sinergi ini diharapkan dapat menjadi investasi strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DJPI, sekaligus memperkuat kontribusi KPBU dalam pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum yang berkualitas dan berkelanjutan.